Share this:

Pagi ini mendengar Radio Pikiran Rakyat FM. Eh, tetiba sedikit tersentil dengan ceramahnya Bunda Devi yang sedang mengisi ruang dengar pada saat itu. Pesannya simple,

Jangan sekali-kali kita iri dengan orang lain karena harta atau hal duniawi lainnya. Adapun iri yang dibolehkan adalah iri karena ilmu dan ibadah.

Sepintas sadar, sekarang ini sangat banyak sekali orang-orang yang berlomba-lomba untuk mengejar harta, wanita, dan tahta. Apalagi di musim pilkada seperti sekarang ini, bisa dilihat nanti bagaimana kondisi di saat hasil pilkada keluar. Di lain sisi juga ada orang yang berlomba-lomba untuk mencari ilmu.

Begitu berharganya ilmu sehingga yang kelihatannya sedang beraktivitas di masjid, justru ditertawakan oleh setan karena banyak yang beribadah tetapi tidak berilmu. Atau mungkin banyak yang datang ke masjid tetapi hanya untuk tidur-tiduran dan memainkan handphone. Padahal peluang ibadah sangat besar saat berada si masjid. Di lain sisi, juga ada juga orang-orang yang sedang tidur, tetapi ia tidur karena ia berilmu dan tahu setelah bangun nanti dia akan lebih segar dan siap untuk melanjutkan aktivitas ibadah.

Dari tulisan di atas dapat dilihat bahwasanya berlomba-lomba dalam menuntut ilmu adalah suatuyang sangat dianjurkan oleh Allah. Sebenarnya beberapa hari yang lalu juga pernah mendengarkan bahwasanya harta jika semakin banyak maka dia akan membutuhkan effort yang lebih besar untuk menjaganya dan bisa-bisa kita terjebak dalam keserakahan. Berbeda dengan halnya jika semakin banyak ilmu, karena justru ilmulah yang akan menjaga kita dari apa-apa yang dapat menjerumuskan kita.

Itulah sedikit catatan pelajaran yang saya dapatkan di pagi ini. Sebenarnya kalau berbicara masalah keutamaan ilmu, sangat banyak sekali referensi dan sering dengar dan pernah mempelajarinya juga sejak SMA. Semoga ini semua dapat menjadi pengingat dan motivasi untuk terus menuntut ilmu hingga mampu menjaga kita dari segala sesuatu yang menjerumuskan kita. 🙂

 

Share this:
Divi WordPress Theme